Dari album “Nenamu”. Kali ini dibawakan sendirian oleh Bang Ben dengan beberapa celoteh dari pemain musik(?). Lagu ini dimainkan campuran antara gambang kromong dan instrumen modern. Terdengar jelas, lantunan bas yang cantik di balik irama dari gendang tradisional.
Entah sengaja atau tidak, mulai dari refrain awal, Benjamin menyanyikan lagu ini dengan nada yang terlalu tinggi (seperti yang dikeluhkan beliau di sela-sela lagu ini) sehingga suaranya menjadi serak.
(more…)


Posted in
Tags:

