Sebelumnya Ogut posting Si Jampang bag pertama yang mengisahkan asal muasal Si Jampang dan kegiatan Si Jampang dalam mencari ilmu baik dunia ataupun akhirat.
Mustinya saban senen Ogut posting Legenda Cerita Betawi, maklum Ogut lupa
Ya udah ini sambungannya…
Setelah merasa cukup memiliki bekal ilmu dan usianya telah menanjak dewasa menjadi seorang pemuda, Jampang merasa sudah saatnya tidak bergantung lagi dengan mamangnya. Jampang menyampaikan keinginannya untuk merantau ke Betawi.
” Kalo emang lu pengen merantau, lu mesti bawa diri, biar orang laen seneng ame lu.” mamangnya menasehati ” Aye mang.” jawab Jampang.
Jampang berangkat ke Betawi, memulai kehidupan mandiri. Di Betawi Jampang menuju salah seorang teman mamangnya di Kebayoran Lama. la diterima menetap dirumah tersebut. Sebagai penumpang, Jampang membantu si empunya rumah berkebun serta berdagang buah di pasar Tanah Abang.
Suasana Kebayoran Lama tempat Jampang menetap di bawah kekuasaan tuan tanah dengan centeng centengnya yang setiap bulan datang menagih pajak kepada penduduk. Bila penduduk tidak punya uang untuk membayar pajak, para centeng tak segan-segan mengambil harta milik yang ada di rumah penduduk.
Ada kambing yang terlihat di kandang akan diambil. Keadaan bisa lebih buruk lagi, para centeng akan memukuli orang yang tidak bisa membayar pajak.
Jampang menyaksikan perilaku para centeng yang tidak punya perikemanusiaan kepada penduduk. Timbul keinginan untuk menantang para centeng, tapi Jarnpang masih berpikir akan nasib orang yang ditumpanginya. Jampang mengamati dengan cermat wajah para centeng dan bertekad akan membalas perbuatan mereka dikemudian hari.
Selama menumpang dirumah itu, Jampang berkenalan dengan gadis kampung tersebut. Jampang menjalin tali kasih dengan wanita di kampung itu, kemudian berniat membina rumah tangga. Jampang menyampaikan isi hatinya wanita tersebut setuju, kemudian si empunya rumah diminta untuk melamar orangtua wanita tersebut.
Jampang menikah dengan gadis Kebayoran Lama dan pindah menetap dirumah mertuanya. Oleh mertuanya, Jampang diberi sebidang tanah untuk digarap. Bersama isterinya, Jampang menggarap tanah, menanami lahan dengan bibit padi, kacang dan kelapa. Selain menggarap tanah, Jampang juga menjual hasil kebun mertuanya ke pasar Tanah Abang. Isterinya hamil kemudian melahirkan seorang anak laki-laki diberi nama Jampang muda.
Wajah anaknya sangat mirip dengan dirinya, ibarat pinang dibelah dua. Jampang sangat gembira, kegembiraan yang tidak terkatakan. Setiap selesai bekerja di kebun atau menjual hasil kebun di pasar, Jampang selalu bercanda dengan anaknya.
Bersambung lagi yah…
Referensi : Dinas Kebudayaan dan Permuseuman, Cerita Rakyat Betawi, 2004
Sumber : Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta


Posted in
Tags: 

(maaf) izin mengamankan PERTAMA dulu. Boleh kan?!
Dari pada Si Jampang, sejujurnya saya lebih suka sama Nyai Dasimah.
hehehehe….
.-= alamendah´s Postingan Terbaru blog ..Earth Hour 2010, Matikan Listrik Satu Jam =-.
he he he bang alam kan lelaki jadi sukanya sama perempuan

.-= haris ahmad´s Postingan Terbaru blog ..Pada ribut fatwa haram rokok =-.
Legenda Betawi – Si Jampang bag 2…
Setelah merasa cukup memiliki bekal ilmu dan usianya telah menanjak dewasa menjadi seorang pemuda, Jampang merasa sudah saatnya tidak bergantung lagi dengan mamangnya. Jampang menyampaikan keinginannya untuk merantau ke Betawi….
mas Haris, skalian aja dibikin buku.. kan bisa menghasilkan tuh?
.-= Epenkah´s Postingan Terbaru blog ..Submit Sitemap ke Search Engine =-.
gak bisa kang
saya aja ambil dari pemda
wah aksi si jampang heheh
saya tunggu kelanjutan ceritanya
jujur saya tidak tahu semula ttg cerita legenda betawi ini hehe
berkunjung dan ditunggu kunjungan baliknya

salam blogger
makasih
.-= darahbiroe´s Postingan Terbaru blog ..100 sms gratis simpati ke semua operator | free sms telkomsel =-.
tunggu aja kang kelanjutannya

terima kasih, langsung ke TKP
.-= haris ahmad´s Postingan Terbaru blog ..Pada ribut fatwa haram rokok =-.
usul mas Haris, bikin ebooknya dunk biar bisa kita donlod.
sebenernya sama mau tapi gimana gitu he he
walah nanggung nih mas, ternyata cerita si jampang seru juga yah
pasti seru daripada sinetron he he
Salam Takzim
Sahabat mohon maap mau ngajak ikutan Earth Hour nanti malam, ikutan yuk kesini
Terima kasih
Salam Takzim Batavusqu
.-= batavusqu´s Postingan Terbaru blog ..Mengenang 64 Tahun Bandung Lautan Api =-.
terima kasih informasinya bang
langsung ke TKP
.-= haris ahmad´s Postingan Terbaru blog ..Pada ribut fatwa haram rokok =-.
[...] Si Jampang dalam postingan sebelomnya ngisahin tentang Si Jampang yang dateng ke Tanah Betawi dan menetap bersama istri dan mertuanya di Wilayah Kebayoran Lama dan membantu mertuanya dengan berdagang. [...]
apa2 betawi,,sijampang itu orng sunda,lalu knp sijampang pakai logat2 betawi,sipitung orang tangerang teluk naga,,,bosen w apa2 betawi mang jakarta pnya pendekar_jakarte itu sunda kecil_jawara ditanjung priok yng megang orang banten_